Berita

KEGIATAN JEMBATAN PERSAHABATAN DINAS PENDIDIKAN KOTA YOGYAKARTA 2018

Rabu, 14 November 2018 09:10:41   Darmawan Tiyang Jogja   BIDANG PEMBINAAN SMP   110

Beberapa tahun ini berbagai masalah yang muncul yaitu ada masalah kenakalan remaja. Kenalan remaja ini marak terjadi tidak hanya pada masyarakat secara eksternal saja tetapi kenakalan remaja ini terjadi pada siswa sekolah Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta aksi kekerasan remaja mendapatkan perhatian serius. Kekerasan di jalan, di Yogyakata biasa dikenal klitih yaitu bentuk anarkisme segerobolan para remaja terutama pelaku dan korban adalah anak sekolah. Pelaku klitih adalah mereka yang berusia 13 – 18 tahun. Dimana usia tersebut merupakan usia seseorang dalam mencari jati diri. Klitih ini merupakan segerombolan pemuda yang melukai lawannya dengan kekerasan bahkan menggunakan senjata tajam seperti pedang, pisau dan lainnya. Hal tersebut telah memberikan perhatian khusus, perlunya mencegah dan mengurangi fenomena tersebut. Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta telah melaksanakan kegiatan Jembatan Persabatan bagi pelajar SMP kota Yogyakarta, yang dilaksanakan Kegiatan ini diikuti oleh siswa yang memiliki “energi khusus” yang mempengaruhi teman - temannya dan melalui penjaringan khusus dari pihak sekolah yaitu sebanyak 168 siswa yaitu 154 peserta putra dan 13 peserta putri. Dalam kegiatan ini melibatkan guru Bimbingan Konseling (BK) atau yang mewakili urusan kesiswaan yaitu 10 orang pendamping. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan pada tanggal 24, 25, dan 26 Oktober 2018 di Hotel Kana Kaliurang Sleman DIY. Pada hari Rabu 24 Oktober 2018 kegiatan diisi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Bapak Edy Heri Suasana, M.Pd dengan menyampaikan “Kebijakan Pemerintah kota Yogyakarta tentang kerawanan remaja” sekaligus membuka pelaksanaan kegiatan. Kegiatan ini diisi oleh narasumber yaitu pembinaan materi oleh “Kapolresta Kota Yogyakarta dengan paparan Bersinergi Membangun Kepedulian Dalam Cegah Tangkal Klithih (Gangguan Kamtibmas) Di Kota Yogyakarta”. Pembinaan materi oleh SAR DIY dengan paparan materi “Upaya Bela Negara”. Pada hari kedua Kamis, 25 Oktober 2018 kegiatan dilaksanakan Studi Lapangan Bersama tim instruktur dengan outbound permainan game Pipe Line dan game paku, semua siswa dibagi perkelompok dengan menjadi 10 kelompok beranggotakan 16 – 17 siswa/i dengan berbeda – beda sekolah, tujuannya agar mereka saling bekerjasama dan saling mengenal. Pada pelaksanaan outbound ini siswa siswi tampak senang dan gembira dalam mengikuti outbound, mereka tampak berpartisipasi penuh dalam kegiatan outbound. Tidak hanya usai di outbound, masih berlanjut dengan pembinaan dari narasumber oleh Komandan Kodim 0734 Pamungkas dengan paparan materi “Wawasan Kebangsaan”. Kegiataan pembinaan dilanjutkan oleh dosen psikologi UNY yaitu Ibu Veny Hidayat, M.Psi dengan memberikan “Motivasi dan Inspiratif” pelajar. Pada hari ketiga, Jum’at 26 Oktober 2018 pembinaan dilanjutkan narasumber oleh BNNP dengan paparan materi “NAPZA” dan pembinaan oleh Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidinan Kota Yogyakarta yaitu Bapak Dedi Budiono, M.Pd dengan paparan materi “Karakter Unggul dan Budaya Prestasi”. Dalam pelaksanaan kegiatan Jembatan Pelajar SMP Kota Yogyakarta ini didukung dengan adanya Tim Instruktur pelaksana untuk memberikan pembinaan kepada peserta. Antusias siswa siswi pelajar SMP Kota Yogyakarta sangat luar biasa, partisipasi mereka dalam kegiatan. Mereka tampak senang, mampu mengenal satu sama lain, bekerjasama antar anggota kelompok. Sehingga dari program ini diharapkan mampu terbentuknya persahabtan antar pelajar di Kota Yogyakarta, agar mengurangi dan mencegah kenakalan remaja.